Nasib Jualan Di Tiktok Shop 2023 - Apakah Sudah Berakhir Era Keemasannya?

TikTok meluncurkan fitur TikTok Shop pada 17 April 2021 lalu, dalam sekejap fitur ini langsung digunakan oleh banyak pengguna TikTok, ada yang untuk jualan dan ada pula yang mencoba berbelanja melalui fitur ini.

TikTok Shop memang baru populer di kuartal ketiga tahun 2021 dan awal tahun 2022. Banyak orang yang mendapatkan omzet yang luar biasa lewat TikTok Shop pada periode ini.

Sebagai pengguna biasa terkadang kita bisa melihat ada orang yang memamerkan hasil penjualan mereka di TikTok Shop dan memang terlihat legit banget ya.

Bahkan terlihat ada banyak orang yang sepertinya mengalami perubahan hidup akibat omzet jualannya melejit lewat TikTok Shop.

Namun apakah ini hanya tren sementara saja atau mungkinkah tren jualan online lewat TikTok Shop masih akan berlanjut di tahun 2023?

Mari kita bahas lebih dalam pada posting kali ini.

4 Periode TikTok Shop

4 Hal yang bakal kita bahas disini dan ini akan sangat penting buat kalian yang ingin mendapatkan uang lewat TikTok Shop atau ingin mengikuti program TikTok Affiliate untuk mengetahui bagaimana kira-kira peluang mendapatkan uang lewat TikTok di tahun 2023 ini.

1. Periode Bakar Uang

Pada masa awal TikTok Shop, mungkin beberapa dari kalian pernah menyadari bahwa ada beberapa barang jualan yang dijual dengan harga lebih murah daripada marketplace lain atau bahkan jika dibandingkan dengan importir sekalipun.

Jika kalian berpikir bahwa harga diskon ini diberikan oleh TikTok sebagai insentif, kalian sudah benar.

Pada masa awal promosi TikTok Shop ini banyak bertebaran barang-barang yang harganya sangat miring dan ini bertujuan untuk membuat pengguna terbiasa berbelanja menggunakan TikTok Shop.

Bahkan TikTok tidak hanya memberikan subsidi untuk harga barangnya juga, terkadang pengguna juga diberikan gratis ongkos kirim pula untuk berbelanja.

Sepertinya tim pengembang TikTok Shop telah mengetahui bahwa pangsa pasar belanja online di Indonesia mayoritas adalah kaum dengan ekonomi menengah ke bawah.

Sehingga dengan diberikannya insentif diskon dan gratis ongkos kirim menjadi hal yang sangat menarik bagi pengguna TikTok.

2. Periode Pembedaan

Setelah memasuki pasar jual beli online, TikTok tentu harus berupaya untuk menanamkan ciri khas dan budaya berbelanja yang berbeda dengan pesaingnya di marketplace.

Sejatinya TikTok adalah aplikasi hiburan dan lebih banyak digunakan untuk tujuan selain berbelanja.

Namun dengan hadirnya TikTok Shop, pengguna diarahkan untuk bertransaksi di aplikasi tersebut seperti mereka berbelanja pada marketplace lainnya.

Kemungkinan pada fase ini tim developer TikTok akan mengumpulkan data dan melakukan pembaruan yang berkaitan mengenai proses berbelanja pada user.

3. Periode Berhemat

Tidak mungkin sebuah perusahaan akan bakar uang terus menerus, pasti akan ada saatnya untuk berhenti karena para investor dan pendiri perusahaan juga pasti menginginkan keuntungan.

Suatu saat, TikTok Shop akan menarik margin secara perlahan untuk mengembalikan hasil investasi yang telah mereka tanamkan sebelumnya. Mungkin saja gratis ongkirnya dihilangkan atau bisa juga biaya transaksinya dinaikkan, dll.

Pada periode ini, pengguna yang tidak terbiasa akan meninggalkan TikTok Shop. Tapi tidak jadi masalah, karena pangsa pasar yang disasar oleh perusahaan biasanya adalah para pengguna setia aplikasi mereka.

4. Periode Matang

Ada pangsa pasar yang berbeda-beda bagi setiap marketplace saat ini dan setelah melalui 3 periode di atas, TikTok Shop akan memiliki pangsa pasarnya sendiri.

Pengguna setia TikTok akan merasa nyaman dan akan terus bertransaksi disana, sedangkan pengguna platform e-commerce lainnya pun akan tetap setia menggunakan platform favorit mereka masing-masing.

Jadi kalau ada diantara kalian yang merasa agak ragu atau takut untuk terjun di TikTok Shop karena khawatir penggunanya tidak bakal tahan lama, coba saja dulu menekuni platform ini. Siapa tau kamu dapat meledakkan omzet dengan dukungan dari TikTok Shop.

Pertanyaannya, apakah di tahun 2023 ini TikTok Shop masih akan tetap populer, masih tetap trending dan masih tetap mendukung para seller?

Kemungkinan besar ya. Karena TikTok Shop masih dalam fase awal dan masih sangat mungkin untuk berkembang lebih lanjut. Jadi, selamat mencoba menghasilkan uang lewat TikTok Shop ya.

Semoga menambah insight bagi kalian semua dan semoga berhasil menjalankan apapun bisnis online kalian di tahun 2023 ini.